Postingan

Menampilkan postingan dengan label alilatulbariza

Tentang Rindu

Gambar
Tentang rindu Ini bukan soal sendu ataupun gurauan Sebab ini adalah prasangka atas prasyarat dalam lara Tentang rasa yang bergelindan tak teratur Bahkan aku harus bolak-balik menabrak tembok Aku bangga pada kau yang semestinya harus seperti itu Kau harus bertaji , bertaring dan berkuku runcing Tapi jangan kau lukai aku dengan kesemua itu Masih tentang kau dan rindu ini Tentang kita dan senja, hujan, benteng dan semuanya 7 November 2017 ~chocolatos

ALAM

Sayap-sayap ku patah siang ini🕊️ Diterpa angin-angin rindu yang penuh sembilu🍃 Terjatuh kedalam mulut berapi yang penuh bara🌋 Perasaan bukan batu❤️ Apa lagi dadu yang harus dibolak-balik untuk mencari titik🎲 Lagu alam yang berdendang lemah bersama dedaunan🎶 Aku harus berkelahi dengan larva panas di perut bumi agar bisa mendengar🔥 Suara samar-samar terdengar melirih di telinga dalam🗣️ Apalah tak ku dengar👂 Mendaki saja terus🚶 Aku tak melihat siapapun👀 Yang kulihat hanyalah daun-daun kering yang berterbangan🍂 Sudahlah, syair itu membosankan⛔ 27 Oktober 2017 ~chocolatos

BUKAN INI ITU

Indah tak harus dengan alam Kau tak harus ku ibaratkan bagai senja Tak semestinya ku naturalkan dengan rembulan Aku tak pandai marangkaikan dirimu dengan ini itu Apalagi berbicara tentang siup ombak yang menyapu karang Aku bukan Shakespeare yang mngumpamakan alam untuk dirimu Perfeksionis tak harus melekat dalam cerita tentang kita Biarkan nalarku bergelaga diatas tumpuan kaki-kaki malaikat Bercengkrama dengan term-term ringan yang tak penting Kamu adalah dirimu bukan senja, bulan,  mentari ataupun mawar yang merah merona Orang akan bilang kalau aku tak pandai dalam bersyair Karena mereka hanya bisa menggunakan mata untuk jeloteh magna Mari sini, lebih dekat lagi kesini hingga hendusan ku mati terpengap Sentuhlah tanganku dan rasakan kencangnya nadiku mengalir Jangan tanyakan pada rumput yang bergoyang karena mereka tak bersuara Mereka juga tak tau mengapa aku memilih mu, iya kamu Karena hanya kau dan aku yang tau tentang kita kekasih.
Gambar
Manisku Ketika senja mulai mengadu padaku ku mau kau ada disamping lenganku memandang sang jingga hingga larut membayangkan semuanya dengan hikmah Ketika senja mulai berbisik Akan kugenggam erat tanganmu Ku tunjukan padamu keidahan dan sedikit kesederhanaan Manisku saat senja sudah mengikis laut akan ku bawa engkau ke gubuk tua ku kita akan duduk bersilah sembari menikmati teh hangat Dan membicarakan tentang kisah Dan ketika senja berlalu akan ku antar kau pulang akan ku titip sepucuk mawar ke telingamu dan kubelai sedikit kepalamu Manisku jika esok tiba akan ku ulangi itu ku ulangi dengan orang yang sama kita akan besama menatap senja lagi takan pernah ada yang kisah terakhir kita akan terus memulai manisku Oleh: Syamalila