Postingan

Gambar
Standar kesadaran  Oleh :  Wiwi Purwasih A. Dodengo      Dikisahkan ada seorang gadis tangguh yang sedang berpetualang melawan dirinya sendiri. Demi keutuhan dirinya, gadis itu mengorbankan semua yang dimilikinya bahkan kesetiaan pun gadis malang itu tidak mau melakukannya. Baginya, kesetiaan hanya bisa dilakukan apabila dia sudah memiliki kemampuan untuk merasakan getaran jiwa yang luar biasa dan tidak seorang pun memilikinya.       Gadis itu sangat bodoh tidak bisa melakukan apapun selalu bertingkah konyol untuk menghibur dirinya. Dia tidak tahu berbicara sopan karena menurutnya, kejujuran adalah hal yang paling utama dalam mengutarakan pendapat yang sesuai dan yang tidak bisa diterima oleh orang lain. Namun ada salah satu keunikan yang dimilikinya. Dia mampu melukai orang tanpa merasakan sakit. Baginya adalah wajar karena dia tidak akan memikirkan hal yang pantas diterima oleh orang yang disakitinya. Manusia zaman sekarang h...

Syahdu Ku

Gambar
Jikalau mereka bilang ada hujan di bulan juni... Aku bilang hujannya sudah reda dan menyisakan kubangan becek... Mereka bilang bulan juni penuh dengan makna yang tersirat... Aku bilang makna itu sudah terungkap dan hanya meninggalkan jejak kusam... Mereka juga bilang di bulan juni ada kejayaan disetiap hari.. Aku bilang itu semua sudah berlalu dan tak akan terulang dibulan juni tahun depan.. Aku bilang kita masih ada.. Tapi meraka menolak dan berkata bahwa kita sudah usai.. Aku bilang kau dan aku masih terjaga... Tapi mereka bilang kalau aku bukan lagi penjagamu... Hingga pada akhirnya aku pun tak bisa berkata sejujurnya.. Bahwa mereka benar.. Yaa, benar-benar bicara dengan penuh dusta 11 Juni 2018 ~Chocolatos

Malam dan Laba-laba

Gambar
Malam ini jangan dulu berlalu.. Apalagi kau beradu terlalu cepat dengan waktu.. Untuk malam ini.. aku punya seribu pertanyaan yang mengambang.. Sejuta kasih untuk diterbangkan.. Serihan rinda yang tak dapat ku hitung.. Dan hanya sunyi yang panjangnya tak dapat ku jangkau.. Ya, hanya untuk malam ini saja. Pertanyaan itu adalah rasa penasaran.. Penasaran kenapa laba-laba bisa menenun sarang yang sangat kuat.. Sedangkan aku tidak. Kasih itu anugerah.. Sehingga untuk mengelak saja aku tak bisa.. Apalagi harus kutenggelamkan dengan benci.. Rindu itu perasaan yang liar.. Saking liarnya hingga tak mampu ku tangkap.. Dan itu bukan laba-laba.. Sunyi itu sendiri.. Seperti laba-laba yang tadi.. Yang hanya bisa tinggal di sebuah sarang saja. Tapi aku, bukan laba-laba.. Tak punya sarang yang kuat.. Apalagi soal menenun benang. Namun, saat semua semilirku terpaku pada mu.. Aku ingin melebihi apa yang dilakukan laba-laba.. 7 Juni 2018 - clara

Juni

Gambar
Kala datang masa jasadku tak akan lagi kau temukan. . . Aku masih ada dalam bentangan selama kau setia membaca ini... Jika kau tak tau harus menaruh rindu pada siapa. .. Maka tarulah rindumu dalam ejaan tiap bait ini... Saat kau tersesat di hutan asmara.. Frasa ini akan menuntunmu sampai kau tiba di tempat labuhmu... Dan ketika kau sampai pada apa yang kau mau... Aku akan usang, berdebu dan tak dapat kau jamah dengan jemari... 7 Juni 2018 - Aku

Wanita Anggun - Asrurid

Gambar
Wanita Anggun. Gemuruh angin pada senja yang begitu naung Membisikan lantunan syahdu Menuju mahligai purnama malam Oh merangkul semesta penuh harapan Selalu Ku menghujanimu dengan penjelasan makna Cinta Pada taman-taman qalbu Yang memekarkan bunga-bunga rindu pada Rabb-mu Hei... wanita anggun pengetahuan menuju Rabb-ku Kau pecahkan sunyinya suasana hati yang gundah Dengan melepas senyum khas menghiasi serambi seribu puspa Yang mampu menebus dan memadamkan nafsu Yang kian melabu Ohh.. wajah indah yang bersahaja Mengikat rasa yang sedang bertahta Kala cinta tumbuh dan bersemayam Pada jiwa-jiwa yang tenang Yang telah kuajarkan kepadamu Hei... sekali lagi manifestasi Tuhan yang terindah Bersamamu rasa syukur basahkan bibir Dengan bait-bait dzikir dan kucoba tafsirkan Al-Bashir Semoga kita berjalan dijalur cinta Diujung jalan kita berjumpa kembali Dan dijadikan pendamping penyempurna diriku Kembali pulang pada Rabb-ku. Ternate. 11 February 2018

Besok (Berharap semuanya oke) - Ilsyam

Gambar
Hari ini adalah pengalaman untuk esok yang tak tentu... Untuk esok yang penuh gonjang-ganjing.. Saat semua perlu untuk disadarkan dalam tidur panjang... Esok bukan lagi untuk saling menyalahkan... Apalagi mencari pelaku bertopeng dan berkumis dan berjubah bendera ... Tau diri adalah solusi yang tepat untuk berkaca melihat kesalahan... Besok adalah perubahan dari ketidaktahuan yang panjang... Maka mimpi menjadi harapan besar dalam tidur... Tapi jangan terlalu lama tertidur, nanti malah terlilit bantal kesepakatan... Dan kembali ke hari kemarin yang penuh hawa panas akan keinginan... Masih besok, alasan terbaik untuk tetap berkata sepakat... Tidak salah, namun mungkin kita kurang tidur... Atau tidur tapi tidak bermimpi, itu kadang-kadang terjadi... Bendera bukan alasan untuk tunduk dan patuh... Karena dari dalam diri ada yang lebih penting selain bendera... Yaitu kebijaksanaan dan kemandirian dalam memandang kemanusian ... ~ chocolatos 24 February 2020

Ber-irama

Gambar
Teruntuk Kau ( Junfahriel ) Pucuk benalu tersipuh malu menunujkku ... Aku bersikukuh membalut pungguk candu rindumu ... Tahuku kau beradu ... Kau bersenandung sendu ... Berburu dalam rekaan yang menerka paruhmu .. Sadarku mentari menjamu kehangatan dalam selimut tengkukku ... Hingga kau tahu untuk berlabuh pada sang kuasa qalbu ... Tapi jangan kau bual Segala kemelut dipundakmu ... Buatlah sang qalbu selalu merayu Agar tak aku meragu ... Ketika sang qalbu sedang merayu , tataplah dengan penuh hikmah ... Hingga dia sedikit merajuk padamu agar tak terbelenggu pada rindu .. Rajuknya menunjukan kasih yang utuh .. Bukan sekadar senyuman yang bersemu .. Semu yang tak berkuasa menahan angkuh yang membunuh .. Karena qalbu bukan hanya tentang kasih .. Bukan hanya tentang rindu ... Tapi tentang semuanya .. Semua yang beradu padanya .. ~ Nyoklat 22 February 2018